Selasa, 16 November 2010

Email sebagai alat komunikasi pengganti surat


Nama    : Antok Sumartono
NIM       : 0872503074
PERTEKOM

Email sebagai alat komunikasi pengganti surat

1.       Bila anda memperoleh email yang tidak memiliki subject, apakah anda membukanya?

Ya saya akan membukanya jika email tersebut berasal dari email yang saya kenal, siapa tau ada hal penting yang disampaikan via email. Namun jika email tidak saya kenal maka saya tidak akan membukanya.

2.       Curigakah anda terhadap email yang tidak jelas?

Ya saya pasti curiga, takutnya email itu akan menghack email kita atau mengirim pesan virus

3.       Apakah anda akan membaca email yang berasal dari sumber yang anda tidak kenal?

Tidak, hal ini saya lakukan untuk mengantisipasi virus yang menyebar melalui email. Makanya saya tidak akan membuka email dari sumber yang saya tidak kenal.

Saat ini banyak virus yang berasal dari email.
Jika suatu email dibuka maka virus akan tersebar di komputer.

4.       Apakah anda menjadi takut dan tidak membuka email lagi?

Tidak, saya akan tetap membuka email. Karena email sangat penting dijaman sekarang. Disamping tidak usah menggunakan perangko, email juga sangat cepat mengirim pesannya daripada lewat surat.

5.       Apa yang anda lakukan? Jelaskan!

Untuk mengantisipasi virus yang tersebar melalui email, saya akan lebih selektif dalam membuka pesan yang masuk ke email saya, jika sumber tidak saya kenal maka saya tidak akan membukanya. Kecil kemungkinan teman sendiri mengirim virus ke kita, oleh sebab itu semua email yang berasal dari sumber yang saya kenal akan saya buka.

Tidak jarang, email menjadi media untuk saling mengejek, menghujat atau untuk memuat lelucon buruk.
Kadang, saat melakukan transaksi bisnis, email digunakan untuk hal yang tidak sepantasnya (cth: tidak sabar menunggu jawaban sehingga terus menerus mengirim email)  

6.       Apakah Anda bisa menyebutkan bahwa dengan kondisi ini sudah dalam kondisi kemajuan?

Mmmm kalau melihat pernyataan yang pertama mungkin itu adalah penyalahgunaan si pengguna email dari sisi negatif kemajuan suatu teknologi. Karena semua kemajuan teknologi terkadang dimanfaatkan oleh orang lain untuk melakukan sesuatu yang negative. Misalnya pencurian uang yang diambil dari bank melalui internet dengan membuka akun pribadi atm seseorang yang marak setengah tahun lalu. Melihat pernyataan yang kedua memang sangat ironis kondisi yang seperti ini. Karena tidak semua orang selalu berada di depan komputer untuk mengecek email yang masuk ke inbox mereka. jadi mereka tidak tahu kalau jawabannya di tunggu saat itu juga, lebih baik menggunakan telpon jika kondisinya seperti itu.

7.       Bagaimana sifat "agresif" mempengaruhi kecepatan, isi, dan nada pesan elektronik e-mail? 

Pengaruh sifat agresif sangat mempengaruhi kecepatan mengirimkan pesan kepada orang lain, karena keagresifan membuat seseorang cepat tanggap dan lugas dalam menanggapi suatu pesan. Isi suatu pesan dri seseorang yang agresif juga terkadang susah dimengerti oleh orang lain karena pengetikannya yang terlalu cepat dan terkadang salah ketik.

8.       Apakah Anda setuju dengan penulis bahwa e-mail telah menjadi "sebuah gangguan tak henti-hentinya, kewajiban nonstop, dan sumber pembuat stres dan kecemasan"? Mengapa dan mengapa tidak? 

TIDAK SETUJU, karena email bukanlah kebutuhan pokok bagi kelangsungan hidup manusia. Jadi sehari tanpa email pun manusia tetap dapat hidup. Gunakanlah email dengan sewajarnya maka anda tidak akan bergantung hidupnya di email. Jadi kemungkinan untuk stress dan cemas tidak ada.

9.       Rata-rata, berapa banyak waktu yang Anda habiskan menulis dan menjawab e-mail setiap hari? 

Kalo saya kira-kira si 1 sampai 2 jam. Karena tugas kuliah sekarang banyak dikirimkan melalui email.

10.   Apakah Anda menganggap bahwa Anda sudah menggunakan waktu dengan baik?

Saya merasa cukup baik, hanya saja waktu tidur saya yang kurang sedikit. Rata-rata perhari saya tidur 6 jam sehari. Karena disamping kuliah saya juga banyak menghabiskan waktu untuk proyek jangka panjang saya.